Berita
Mafindo Ajak Mahasiswa Jurnalistik Islam Jadi Duta Anti Hoax

Mafindo Ajak Mahasiswa Jurnalistik Islam Jadi Duta Anti Hoax

JURNIS, IAIN Ambon — Hoaks harus dipahami sebagai musuh bersama. Dalam melawannya masyarakat mesti melek terhadap literasi digital, dengan begitu dampak penyebarannya dapat dicegah.

 “Terutama mahasiswa ya, harus berpikir kritis dalam menyaring informasi dan hoax,” ujar Koordinator Masyarakt Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Maluku, Roesda Leikawa, saat workshop Literasi Digital Dalam Menangkal Hoax, di aula Laboratorium Komunikasi Massa, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Ambon, pada akhir Februari lalu.

Rusda Leikawa pun mengajak mahasiswa jurnalistik Islam menjadi duta anti hoaks terhadap diri sendiri, lingkungan, dan Maluku pada umumnya. 

Sementara itu, Ketua Program Studi Jurnaslistik Islam Andi Fitriyani, mengaku akan mengagendakan diskusi itu secara rutin melalui program Jumat berkah. Ia berharap mahasiswa proaktif mengikuti kegiatan seputar jurnalistik. 

“Kami hanya menjembatani untuk memberi tambahan pengetahuan kepada mahasiswa di luar proses perkuliahan,” katanya. “Tergantung kesadaran mahasiswa mengikuti kegiatan yang menambah ilmunya,” ujarnya

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (kiri) menandatangani MoU, disaksikan Koordinator Mafindo Wilayah Maluku Roesda Leikwa, dan salah satu dosen Prodi Jurnalistik Islam

Sebelum workhop berlangsung diadakan penandatangan MoU antara Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Mafindo Wilayah Maluku serta Prodi Jurnalistik Islam. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *